Obat herbal tradisional ambeien


Obat herbal tradisional ambeien berasal dari tanaman Рtanaman berkhasiat untuk membantu menyembuhkan penyakit ambeien. Tanaman ini bisa disebut juga dengan obat herbal ambeien atau pengobatan herbal ambeien. Obat herbal ambeien tanpa operasi dan lebih aman. Obat herbal hemoroid tanpa efek samping. Beberapa tanaman obat yang digunakan untuk wasir mempunyai efek merangsang buang air besar (pencahar), melunakkan feses, antiradang, mengecilkan pembengkakan dan melembutkan kulit (emoliens).

Beberapa tanaman obat yang dapat digunakan untuk mengatasi wasir, antara lain:

DAUN UNGU / Handeuleum (Graptophyllum pictum Griff.)
Efek : pencahar ringan (mild laxative), pelembut kulit (emolien). Peluruh kencing (diuretik), mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan dengan jalan menghambat absorpsi air di dalam lumen usus (mild laxative), pelembut kulit (emolien). Bunga sebagai peluruh haid (Winarto, 2007). Sebagai obat wasir dan laksatif yaitu dengan merebus menggunakan air. Penggunaan lainnya sebagai obat bisul, luka-luka, radang
Adapun Manfaat daun ungu yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah untuk mengobati penyakit, seperti:
1. Mengobati wasir.
2. Meringankan gejala ambeien.
3. Mengobati luka borok.
4. Mengurangi rasa nyeri.
5. Mengobati pembengkakan.
6. Melancarkan menstruasi.
7. Melancarkan air seni.
8. Mengatasi bisul.
9. Mengobati reumatik, encok serta nyeri sendi.

Aambeien-tijdens-zwangerschap-624x415

LIDAH BUAYA ( Aloe vera L.)
Efek : Pencahar (laxative), antiradang, melembutkan kulit (emoliens)
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology melaporkan bahwa lidah buaya mengandung bradykinase, enzim yang membantu untuk meredakan peradangan parah ketika dioleskan pada kulit, seperti dilansir Livestrong.

Senyawa aktif yang terdapat pada gel lidah buaya digunakan secara topikal dalam pengobatan homeopati untuk mempercepat penyembuhan luka. Menurut herbalist Steven Foster, penulis buku ‘National Geographic Desk Reference to Nature’s Medicine’, sifat gel lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan dengan mengurangi nyeri dan peradangan, yang merupakan dua gejala umum wasir.

Sifat anti-inflamasi pada lidah buaya juga dapat mengurangi pembengkakan, rasa panas dan peradangan, sehingga membantu mengurangi iritasi wasir. Rasa dingin pada cairan atau gelnya juga dapat memberikan efek menenangkan.

Secara internal, mengonsumi lidah buaya dapat membuat tinja lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan sehingga dapat mengurangi tekanan pada wasir saat mengejan.

Menurut Foster, lidah buaya juga mengandung antrakuinon, bahan utama yang merangsang kontraksi dalam dinding saluran pencernaan dan mempromosikan sekresi cairan oleh usus besar.

Phyllis A. Balch, penulis ‘Prescription for Healing’ mengklaim bahwa setengah cangkir jus lidah buaya yang diminum tiga kali sehari dapat membantu untuk mengurangi wasir. Potongan daun lidah buaya yang dioleskan secara lembut pada daerah wasir juga dapat meredakan wasir secara eksternal dan memberikan rasa dingin yang dapat membantu meredakan nyeri.

 

KUNYIT (Curcuma longa L.)
Efek : antiradang, antibakteri, melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan sumbatan, astringent. Melancarkan darah, menghilangkan sumbatan, peluruh haid (emenagoga), anti radang (anti inflamasi), mempermudah persalinan, peluruh kentut (karminatif), anti bakteri, memperlancar pengeluaran empedu (kolagogum), adstringent.
Ekstrak kunyit dan minyak atsiri Curcuma longa menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, parasit dan patogen jamur. Sebuah studi pada anak ayam yang terinfeksi parasit caecal Eimera maxima menunjukkan bahwa konsumsi suplement mengandung kunyit 1% mengakibatkan penurunan nilai lesi usus kecil dan peningkatan berat badan. Studi hewan lain, di mana babi guineaterinfeksi oleh dermatofit, jamur patogen, atau ragi, diketahui bahwa minyak atsiri kunyit yang dioleskan mampu menghambat dermatofit dan patogen jamur. Perbaikan pada hari ketujuh pasca aplikasi kunyit menghilangkan lesi dermatofit dan infeksi jamur pada babi guinea. Aktivitas kurkumin juga memiliki moderat terhadap Plasmodium falciparum dan Leishmania major

aambeien-groot

DAUN DEWA (Gynura segetum Lour.)
Efek : mengurangi pembengkakan, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi rasa sakit (analgetik)

 

KROKOT (Portulaca oleracea L.)
Efek : Menghilangkan sakit, mengurangi bengkak, melancarkan sirkulasi darah.

 

SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata Pers.)
Efek : Antiradang, mengurangi pembengkakan, menghentikan pendarahan.

 

AKAR TERATAI (Nelumbium nelumbo Druce.)
Efek : Menghentikan pendarahan

 

PEGAGAN (Centella asiatica Urban.)
Efek: Anti-infeksi, menyejukkan. Pegagan secara tradisional banyak digunakan untuk penyakit kulit. Disamping untuk penggunaan topikal pegagan juga digunakan untuk mengobati sakit perut, batuk, batuk berdarah dan disentri, penyembuh luka, radang, pegal linu, asma, wasir, tuberkulosis, lepra, demam dan penambah selera makan. Untuk meningkatkan tonus pembuluh darah. Dalam sebuah studi penelitian acak yang melibatkan 80 pasien, ekstrak Centella asiatica diaplikasikan secara lokal tiga kali sehari untuk pasien dengan berbagai gangguan vena (termasuk wasir dan varises). Hati-hati penggunaan pada penderita diabetes dan hiperlipidemia, karena dilaporkan herba pegagan dapat meningkatkan gula dan lemak darah.

Selain itu, tanaman-tanaman obat juga berkhasiat untuk menjadi obat kelamin sakit atau obat stroke ringan